Tampilkan postingan dengan label Renungan Remaja dan Pemuda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan Remaja dan Pemuda. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Januari 2024

Pargaulan Anak Muda yang Menjadi Berkat

17.03 0

Pargaulan Anak Muda yang Menjadi Berkat - Hari ini bicara tentang berkat. Bukan sembarang berkat, tapi berkat anak muda. Anak muda yang hidupnya bukan cuma buat hura-hura, tapi anak muda yang membawa dampak, yang menjadi perubahan!




Kita baca dulu firman Tuhan di Mazmur 71:17: "Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku,dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib;"

Lihat! Daud muda itu nggak main-main. Sejak muda dia sudah dekat dengan Tuhan, dan dia pakai hidupnya untuk memuliakan Tuhan. Dan itu yang membuat hidupnya jadi luar biasa, hidupnya jadi berkat!

Tapi mungkin kalian berpikir, "Wah, zaman Daud beda. Jaman sekarang jaman milenial, jaman serba online, jaman di mana iman gampang goyah."

Hei, saya katakan ini kepada kalian, anak muda: Jaman apapun, Tuhan tetap sama! Perkaraan Tuhan tetap luar biasa! Dan tantangan jaman ini bukan alasan untuk kita nggak bisa jadi berkat. Justru sebaliknya, tantangan jaman ini adalah PELUANG BESAR bagi kita untuk bersinar!

Kita ini generasi yang terkoneksi. Kita punya akses informasi yang luar biasa. Kita bisa terhubung dengan siapa saja, di mana saja. Dan inilah senjata kita untuk jadi berkat!

Gimana caranya?

  • First things first: Perdalam hubunganmu dengan Tuhan. Yes, nggak ada berkat tanpa keintiman dengan Tuhan. Baca Alkitab, doa, ikut persekutuan, cari mentor rohani. Api imanmu harus terus dinyalakan!
  • Jadilah teladan. Mau ngajak temanmu baca Alkitab? Tunjukkan dulu hidupmu yang hidupnya berpegang pada firman Tuhan. Mau ngajak temanmu rajin ke gereja? Kamu dulu yang harus jadi yang paling semangat!
  • Gunakan talentamu untuk kemuliaan Tuhan. Jago desain? Bikin poster-poster ayat Alkitab yang kece. Jago ngomong? Ceritakan kebaikan Tuhan lewat kesaksianmu. Jago musik? Ciptakan lagu-lagu pujian yang membangkitkan jiwa.
  • Jangankan takut beda. Dunia mungkin tergoda sama yang mainstream, tapi kamu nggak usah ikut arus. Berani jadi anak muda yang beda, yang hidupnya berpusat pada Tuhan.
  • Jadilah berkat bagi sekitarmu. Lihat temanmu yang kesusahan? Tolong dia. Lihat tetanggamu yang kesepian? Sapa dia. Lihat dunia yang penuh ketidakadilan? Lawan itu dengan aksi nyata!

Ingat, anak muda, kamu diciptakan untuk jadi luar biasa! Kamu diciptakan untuk menjadi berkat! Jangan biarkan tantangan jaman ini memadamkan semangatmu. Justru pakai tantangan itu sebagai bahan bakar untuk bersinar lebih terang!

Ayo anak muda, bangkitlah! Pakai media sosialmu untuk sebarkan firman Tuhan! Pakai talentamu untuk memuliakan nama-Nya! Dunia ini menunggu anak muda yang berani beda, yang hidupnya menjadi berkat!

19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.". (Matius 28:19-20)

Mari kita berdoa!

Ya Tuhan, kami mengucap syukur untuk anak-anak muda yang luar biasa ini. Berkatilah mereka, Tuhan. Penuhilah mereka dengan Roh Kudusmu. Berikan mereka keberanian untuk bersaksi tentang-Mu. Pakailah mereka untuk menjadi alat kemuliaan-Mu. Dan ya Tuhan, nyatakanlah kuasa-Mu melalui anak muda Indonesia! Amin!


Read more...

Kamis, 24 Oktober 2019

Penginjilan bagi Milenial | Renungan Harian Kristen

07.00 0
“sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.” Kisah Para Rasul 2:47


Renungan Harian KristenBanyak orang berpikir bahwa semua yang terkait dengan generasi milenial harus selalu berhubungan dengan teknologi yang canggih. Bahkan banyak yang menghubungkan bahwa pendekatan ke generasi milenial harus pula dengan perangkat canggih. Hal tersebut tidak sepenuhnya benar, namun juga tidak salah. 

Sebuah istilah yang sedang banyak dibicarakan saat ini adalah "Era Industri 4.0" di mana pilarnya adalahInternet of Things, Cloud Computing, Big Data, Advanced robotics, Mobile Technologies, Cyber securities, dan sebagainya, yang pastinya identik dengan teknologi tinggi. Namun apakah untuk penginjilan pada milenial di era industri 4.0 ini harus identik dengan teknologi tinggi? Jawabannya adalah tidak. 
Teknologi tinggi tetap hanya berfungsi sebagai media penyampai pesan, namun yang terpenting adalah isi pesan yang disampaikan dan tentu saja peran Roh Kudus.Bagaimana isi pesan penginjilan yang pas buat milenial? Sebenarnya ini pun sudah ada sejak jaman Kisah Para Rasul dan bahkan sebenarnya yang juga dilakukan Yesus ketika di bumi. 

Baca juga:
Cinta harus dikontrol ya Bro & Sista
Jangan Menyerah 

Cuma saat ini eksekusinya bisa menggunakan teknologi canggih. Isi pesan untuk milenial menggunakan kaidah AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share). Attentionberarti kita harus memberitakan Injil dengan cara yang menarik perhatian mereka. Pada gereja mula-mula, menggunakan tanda-tanda ajaib (sign and wonders), kalau saat ini milenial lebih tertarik pada tanda perubahan hidup seseorang karena percaya Kristus. Interestartinya menimbulkan ketertarikan lebih jauh dengan memepertanyakan "mengapa perubahan pada hidupmu itu bisa terjadi?" kita bisa menjawab karena pribadi Yesus.
Selanjutnya adalah Search.Dalam keingintahuan tersebut milenial akan mencari tahu jawabannya lebih dalam, dan justru mereka akan aktif menggali tentang siapa pribadi Yesus. Berikutnya adalah Action,mereka menjadi percaya Yesus dan kemudian Share,menceritakan apa yang mereka alami pada teman-temannya yang lain.Kaidah AISAS ini akan berjalan baik jika proses Attention itu kita lakukan dengan benar. Satu hal penting, milenial lebih percaya pribadi dibanding institusi.
 Mereka mau percaya bukan karena ingin jadi golongan orang Kristen, tapi karena melihat perubahan hidup orang Kristen. Mari kita menjadi pribadi yang hidupnya diubahkan terus sampai jadi serupa Kristus, sehingga lewat perubahan itu kita sesungguhnya juga sedang menjangkau sebuah generasi, yaitu ketika mereka kemudian memilih untuk menjadi percaya karena "tertarik" pada setiap perubahan dalam hidup kita. Soli Deo Gloria. 

Artikel : Kingswords
Read more...

Sabtu, 24 Maret 2018

Arti Hidup Orang Percaya - Kisah Semut dan Lalat

17.37 0



Suatu hari ada beberapa ekor lalat yang nampak terbang berpesta di atas sebuah tong sampah di depan sebuah rumah. Suatu ketika, anak pemilik rumah tersebut keluar dan tidak menutup kembali pintu rumah. Kemudian nampak seekor lalat bergegas terbang memasuki rumah itu. Si lalat langsung menuju sebuah meja makan yang penuh dengan makanan lezat. “Saya bosan dengan sampah-sampah itu, ini saatnya menikmati makanan segar,” katanya. Setelah kenyang, si lalat bergegas ingin keluar dan terbang menuju pintu saat dia masuk. 

Setelah beberapa lama diam di rumah tersebut lalat tersebut inginkembali  namun ternyata pintu kaca itu telah terutup rapat. Si lalat hinggap sesaat di kaca pintu memandangi kawan-kawannya yang melambai-lambaikan tangannya seolah meminta agar dia bergabung kembali dengan mereka. Si lalat pun terbang di sekitar kaca, sesekali melompat dan menerjang kaca itu, dengan tak kenal menyerah si lalat mencoba keluar dari pintu kaca. Lalat itu merayap mengelilingi kaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan bolak-balik, demikian terus dan terus berulang-ulang. Hari makin petang, si lalat itu nampak kelelahan dan kelaparan. Esok paginya, nampak lalat itu terkulai lemas terkapar di lantai.

Tak jauh dari tempat itu, nampak serombongan semut merah berjalan beriringan keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Dan ketika menjumpai lalat yang tak berdaya itu, serentak mereka mengerumuni dan beramai-ramai menggigit tubuh lalat itu hingga mati. Kawanan semut itu pun beramai-ramai mengangkut bangkai lalat yang malang itu menuju sarang mereka.

Baca juga: Renungan Motivasi

Dalam perjalanan, seekor semut kecil bertanya kepada rekannya yang lebih tua, “Ada apa dengan lalat ini, Pak? Mengapa dia sekarat?” “Oh.., itu sering terjadi, ada saja lalat yang mati sia-sia seperti ini. Sebenarnya mereka ini telah berusaha, dia sungguh-sungguh telah berjuang keras berusaha keluar dari pintu kaca itu. Namun ketika tak juga menemukan jalan keluar, dia frustasi dan kelelahan hingga akhirnya jatuh sekarat dan menjadi menu makan malam kita.”

Semut kecil itu nampak manggut-manggut, namun masih penasaran dan bertanya lagi, “Aku masih tidak mengerti, bukannya lalat itu sudah berusaha keras? Kenapa tidak berhasil?”
Masih sambil berjalan dan memanggul bangkai lalat, semut tua itu menjawab, “Lalat itu adalah seorang yang tak kenal menyerah dan telah mencoba berulang kali, hanya saja dia melakukannya dengan cara-cara yang sama.” Semut tua itu memerintahkan rekan-rekannya berhenti sejenak seraya melanjutkan perkataannya, namun kali ini dengan mimik dan nada lebih serius, “Ingat anak muda, jika kamu melakukan sesuatu dengan cara yang sama tapi mengharapkan hasil yang berbeda, maka nasib kamu akan seperti lalat ini.”

Para pemenang tidak melakukan hal-hal yang berbeda, mereka hanya melakukannya dengan cara yang berbeda.

Baca Yeremia 31:17
Read more...

Kamis, 22 Maret 2018

BAGAIMANA KITA MENJALANI HIDUP? | Renungan harian kristen

16.13 0
BAGAIMANA KITA MENJALANI HIDUP?


“Sadarkanlah kami akan singkatnya hidup ini supaya kami menjadi orang yang berbudi. Limpahkanlah kasihMu setiap pagi, agar kami gembira dan menyanyi seumur hidup.”_Mazmur 90:12, 14 (BIS)

Hari-hari ini di zaman now, ada banyak orang mengeluarkan biaya yg sangat besar agar bisa menikmati umur panjang. Mereka berupaya sedemikian rupa agar bisa awet muda dan kuat. Sudah ada penelitian untuk menemukan hal-hal apa saja yang bisa menyebabkan manusia berumur panjang dan kuat. Namun Firman Tuhan dengan jelas menyatakan betapa singkatnya usia manusia. Ada orang yang bertubuh sehat dan tampak kuat namun tiba-tiba ia meninggal. Sementara ada orang yang tubuhnya lemah dan kurang sehat malah berumur panjang. Kehidupan manusia bukanlah soal berapa lama ia hidup di bumi ini, namun bagaimana ia menjalani kehidupannya di bumi. Dan yang terutama adalah bagaimana menjalani kehidupan yang berkenan dan menyenangkan hati Tuhan.



Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menjalani kehidupan kita.

1. Sadar diri.
Hal penting yang tak boleh kita lupakan adalah menyadari bahwa kita hidup di bumi hanya sementara. Saat kita menyadari hal ini, maka kita akan berupaya melakukan hal-hal yang bermanfaat di masa kini dan masa kekekalan. Mari berfokus untuk membangun hubungan dengan Tuhan, karena hubungan kita dengan Tuhan akan berdampak kepada penerimaan diri kita sendiri dan hubungan kita dengan orang lain. Mari mulai mengerjakan hal-hal yang berdampak kepada kekekalan. Mari kita ubah cara kita berpikir dan bertindak. Kita harus menyadari bahwa yang kekal hanyalah Tuhan.

2. Pribadi yang berkarakter.
Memiliki kepribadian yang berkarakter Kerajaan Allah artinya memiliki nilai-nilai Kerajaan Allah yaitu LIGHT (Love, Integrity, Grace, Humility, Truth). Nilai-nilai Kerajaan Allah yang kita hidupi dan jalani akan menerangi orang-orang di sekitar kita. Menghidupi dan menjalani LIGHT berlangsung seumur hidup. Jadi, memiliki kepribadian yang berkarakter Kerajaan Allah merupakan perjalanan seumur hidup.

3. Bersyukur selalu.
 Sepertinya hal ini sudah sering kita dengar, dan seringkali kita sudah merasa melakukannya. Namun apakah kita benar-benar sudah bersyukur selalu? Orang yang bersyukur menyadari siapa dirinya di hadapan Tuhan dan manusia. Orang yang bersyukur berfokus untuk menyenangkan hati Tuhan, bukan manusia. Orang yang bersyukur tidak iri hati dan kecewa melihat orang lain diberkati Tuhan. Orang yang bersyukur tidak memusingkan apa kata orang tentang dirinya, namun memperhatikan dengan sungguh-sungguh apa kata Tuhan tentang dirinya. Sesungguhnya cara kita hidup di hari ini akan memengaruhi cara hidup kita di masa kekekalan. Bagaimana cara Anda menjalani kehidupan? (DW)

Question:
1. Mengapa kita perlu menjadi pribadi yang sadar diri dan berkarakter Kerajaan Allah?
2. Mengapa kita perlu bersyukur selalu?

Values:
Seorang Warga Kerajaan Allah seharusnya merupakan pribadi yang menjalani hidupnya dalam nilai-nilai Kerajaan Allah.

Bukan soal berapa lama kita hidup di bumi, namun bagaimana cara kita menjalaninya.


Baca juga: 


 
 
 



Read more...

Jumat, 04 November 2011

Berjalan Dalam Kebenaran

20.19 0

“Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.” Mazmur 119:9


Perkembangan jaman dan kemajuan teknologi pada saat ini mempunyai pengaruh yang besar sekali terhadap pertumbuhan anak muda. Tidak dapat dipungkiri bahwa anak-anak muda senantiasa mengikuti perkembangan mode dan tren terbaru, dan berusaha untuk bisa menjadi pusat perhatian dari lingkungannya. Anak-anak muda akan berusaha agar dapat diterima oleh lingkungan pergaulannya, sehingga apapun yang teman-temannya sedang lakukan akan mereka ikuti.

Read more...

Berani Tampil Beda

20.17 0

“Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.” 2 Timotius 2:22


Dalam perkembangan jaman yang semakin cepat di era globalisasi saat ini membuat anak-anak muda berusaha tampil dengan mengikuti tren yang sedang berkembang. Kecenderungan anak-anak muda adalah berusaha untuk bisa mendapat pengakuan dari lingkungan sekitarnya. Mereka berusaha agar dapat diterima dalam lingkungan pergaulannya yaitu dengan cara mengikuti tren yang ada saat ini. Jika mereka tidak mengikuti tren yang sedang berkembang, maka mereka akan dianggap ketinggalan jaman dan kurang pergaulan.

Banyak hal yang bisa dianggap tren bagi anak muda, mulai dari cara berpakaian, cara berbicara, cara berdandan/bergaya, gaya hidup, tempat jalan-jalan, tempat hiburan, tempat berbelanja, barang-barang mewah, musik, film, teknologi gadget, internet, bahkan sampai kepada kebiasaan buruk yaitu merokok hingga kepada dunia gemerlap (kehidupan malam).
Read more...